Selasa, 24 Agustus 2010
Selamat Ulang Tahun
Rabu, 18 Agustus 2010
Sebuah Kisah di Masa Lalu
Minggu, 18 Juli 2010
Kerinduan akan sesuatu yang tak kan pernah kembali
Sebelumnya, aku belum pernah merasakan hari yang begitu indahnya,
Sampai ku bertemu dengan seorang penikmat jam
Jam yang unik bagi orang awam sepertiku,
Digoyang-goyang akan membuat jarum-jarumnya memutar dengan indah pada porosnya
Jam yang hebat, jam berkelas tinggi..
Sebut saja si panerai,
si penikmat makan pagi yang itu-itu saja tanpa rasa bosan..
Perjalanan waktu yang panjang,
menjadikan hubungan yang biasa menjadi tak biasa..
Tak biasa, sampai aku telah terbiasa menghabiskan malamku bersama si panerai..
Malam di kedai gelato pun menjadi kenangan masa lalu yang tak terlupakan
Begitupun ranger hitam yang pernah berhenti tepat di depan rumah..
Yang sekarang tak kan pernah ku lihat lagi kegagahannya..
Sesekali kutengok dari jendela kamar,
Rindu yang menusuk,
Membuat perih perasaan yang sedang pilu,
Pilu karena merindukannya…
Merindukan sesuatu yang tak kan pernah ada lagi..
Hanya berharap suatu saat dapat bertemu kembali di waktu yang tak terduga..
Berpapasan, Tidak ada sapaan ataupun sebut nama..
Hanya dalam hati kecilnya, ia dapat merasa,
Ia pernah mengenalku…
Sabtu, 05 Juni 2010
Untuk Pengisi Hati Yang Tak Kan Pernah Mati
Selasa, 18 Mei 2010
KEHIDUPAN SEORANG PEMIMPI
Rabu, 21 April 2010
Sebuah Ikatan Pernikahan di Masa Mendatang
Kehidupan di sebuah keluarga baru ?
atau sebuah kebutuhan mendesak untuk masa depan saja?
Bagaimana jika menikah dengan orang yang tidak kita cintai,
tetapi kita membutuhkan orang tersebut
" memainkan sebuah peran di kehidupan masa depan kita", sedangkan kita mencintai orang lain, tetapi kita tidak bisa menikahi nya dan hidup berkeluarga dengannya..
Tidak mudah hidup dibalik sebuah topeng yang sudah usang,
bukan karena usia yang sudah tua,
tetapi karena terlalu sering digunakan untuk sebuah kepentingan mendesak..
Kepentingan yang sama, kepentingan yang itu-itu saja..
Sangat berat bagimu, begitu pun bagiku..
Komitmen pun sudah tak mungkin lagi berpengaruh besar dalam hal ini, karena ujung-ujungnya pun, HARUS MENIKAH..!
Pasti ada yang ditinggalkan..
pasti akan ada yang tersakiti..
Aku, dirimu, ataukah dirinya..?
Yang pasti, smua akan tersakiti, cepat atau lambat..
Tetapi jika aku diberi kesempatan, biarlah aku ada sampai saat itu benar - benar ada.. dan dapat merasakan bagaimana rasanya melihat orang yang dicintai berbahagia dalam sebuah ikatan pernikahan..
Dari sebuah kedai es krim gellato,
semuanya telah dimulai..
Jumat, 19 Februari 2010
Pertemuan dengan sebuah perpisahan
Sesaatku terlintas apa yang akan terjadi esok harii..?
Akankah sama seperti apa yang sudah terjadi hari ini?
Tetapi..besok adalah besok..
Yang tidak mungkin terulang kembali....
mengulang dimana saat aku dipertemukan dengan sebuah perpisahan...
Bukan lagi sebuah perpisahan dengan masa kecil...
Tetapi perpisahan dengan saat-saat dimana aku mulai mengerti sebuah arti cinta...
Hujan deras membasahi jalanan kota malam itu, detik-detik pun terus berputar tanpa memperdulikan hati yang tak ingin ditinggalkan..
Serasa berlomba, dengan perlombaan yang semua orang sudah tahu siapa yang akan menjadi juaranya..
Hari yang aneh, malam yang tabu.....
Senyuman kecilpun tak bisa berhenti menari diatas wajah..
Bukankah ia seharusnya lelah untuk terus dan terus menari?
Tetapi..tak ada satu alasanpun yang bisa menghentikannya untuk terus menari..
Karena malam ini adalah malam yang tabu..
Malam yang tidak biasa...Sebuah malam perpisahan..
Tanpa air mata dan suara tangisan....
Hanya sekedar belaian lembut..
Sorot mata yang saling memandang...
Dan diakhiri dengan sebuah genggaman yang erat...
Telah menyelesaikan semuanya.....






